Buka Pagelaran Pentas Seni, Bupati Sintang Optimis Ekonomi Kreatif Akan Tumbuh
17 Nov 2018
Kabupaten Sintang tidak boleh mengantungkan hidupnya hanya dengan yang namanya ekonomi ekstraktif yakni eknomi yang mengekploitasi sumber daya alam yang di miliki, namun sudah saatnya bergerak ke ekonomi kreatif yakni ekonomi yang tumbuh dari generasi yang sehat, generasi yang bebas dari narkoba, generasi yang saling beradu kreatifitas dalam komunitas yang ada, generasi yang terus melahirkan ide-ide kreatif sehingga ekonomi Sintang menjadi ekonomi kreatif”ungkap Jarot saat menghadiri Pegelaran Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun 2018 yang di selenggaran oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang di Gedung Kesenian Sintang, Rabu (14/11/18) malam.
Sehingga lanjut Jarot yang di perlukan daerah ini adalah inovasi dan kreativitas, karena dalam suatu daerah tidak mungking mengerjakan hal yang sama, dengan cara yang sama, terhadap masalah namun mengharapakan hasil yang berbeda. “jadi di perlukan anak-anak muda yang penuh inovasi selalu mengerjakan hal-hal yang baik,terobosan yang baru dalam berbagai bidang dalam menghadapi berbagai masalah”imbuhnya.
Selain itu juga jelas Jarot dalam kreatifitas di perlukan ide ideal, ide gila, yang bisa memanfaatkan sesuatu yang lama untuk hal-hal yang baru, bisa menempatkan hal-hal yang baru untuk mengatasi masalah-masalah yang di hadapi, sehingga dirinya menilai pentingnya kegiatan Pegelearan Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun 2018 ini sebagai wadah ruang publik untuk bertemu, sharing, berintegrasi, berbagi dan lainnya.
“kata kuncinya adalah inovasi dan kreatifitas, kegiatan ini pada intinya memberikan ruang publik, ruang untuk bertemu, kita sharing, kita berbagi, kita berintegrasi, kita berkolaborasi pada akhirnya akan tumbuh, akan muncul ide-ide gila yang baru dan ide-ide kreatif”terang jarot.
Dalam kegiatan Pegelaran Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun 2018 tersebut juga di launching 3 komunitas anak muda kreatif yakni Takin (Tempat Kreasi Anak Sintang), Genpi (Generasi Pesona Indonesia) dan Belantik, atas launching 3 komunitas itu Jarot pun optimis keberadaan 3 komunitas anak muda itu dan komunitas yang lainnya akan memberi warna baru bagi kemajuan kreatifitas anak muda di Kabupaten Sintang.
“saya optimis dengan di resmikan 3 komunitas ini di tambah lagi komunitas-komunitas yang sudah ada akan memberi warna tersendiri bagi kabupaten sintang dan suatu saat nanti kreatifitas anak muda sintang, suatu saat nanti masyarakat sintang bisa tumbuh besar dengan ekonomi kreatif dan suatu saat nanti sintang bisa menjadi kabupaten kreatif”harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang Hendrika mengatakan Pegelaran Pertunjukan Seni Darah Kabupaten Sintang tahun 2018 ini merupakan suatu program dari disporapar kabupaten sintang, dalam rangka menumbuh kembangkan pembangunan daerah di bidang ekonomi kreatif.
“dimana di tampilkan karya-karya anak bangsa yang telah berprestasi di kabupaten sintang ini, dan juga kita melaunching komunitas di antaranya takin, belantik, genpi, dimana di harapkan ketiga komunitas tersebut nantinya akan mampu pemerintah daerah mempromosikan kabupaten sintang di berbagai bidang”kata hendrika.
Turut hadir dalam acara Pegelaran Pertunjukan Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun 2018 di Gedung Kesenian Sintang tersebut sejumlah Unsur Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sintang, perwakilan Unsur Forkopimda Sintang, masyarakat Kabupaten Sintang dan tamu undangan lainnya dan penambilan dari anak-anak muda kreatif di Kabupaten Sintang, baik grup vocal dan tari dari berbagai sanggar, penampilan kolaborasi Musik Sape’ dan Biola, grup band dan tampilan kreatif lainnya.

Sintang-Kabupaten Sintang tidak boleh mengantungkan hidupnya hanya dengan yang namanya ekonomi ekstraktif yakni eknomi yang mengekploitasi sumber daya alam yang di miliki, namun sudah saatnya bergerak ke ekonomi kreatif yakni ekonomi yang tumbuh dari generasi yang sehat, generasi yang bebas dari narkoba, generasi yang saling beradu kreatifitas dalam komunitas yang ada, generasi yang terus melahirkan ide-ide kreatif sehingga ekonomi Sintang menjadi ekonomi kreatif”ungkap Jarot saat menghadiri Pegelaran Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun 2018 yang di selenggaran oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang di Gedung Kesenian Sintang, Rabu (14/11/18) malam.

Sehingga lanjut Jarot yang di perlukan daerah ini adalah inovasi dan kreativitas, karena dalam suatu daerah tidak mungking mengerjakan hal yang sama, dengan cara yang sama, terhadap masalah namun mengharapakan hasil yang berbeda. “jadi di perlukan anak-anak muda yang penuh inovasi selalu mengerjakan hal-hal yang baik,terobosan yang baru dalam berbagai bidang dalam menghadapi berbagai masalah”imbuhnya.

Selain itu juga jelas Jarot dalam kreatifitas di perlukan ide ideal, ide gila, yang bisa memanfaatkan sesuatu yang lama untuk hal-hal yang baru, bisa menempatkan hal-hal yang baru untuk mengatasi masalah-masalah yang di hadapi, sehingga dirinya menilai pentingnya kegiatan Pegelearan Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun 2018 ini sebagai wadah ruang publik untuk bertemu, sharing, berintegrasi, berbagi dan lainnya.

“kata kuncinya adalah inovasi dan kreatifitas, kegiatan ini pada intinya memberikan ruang publik, ruang untuk bertemu, kita sharing, kita berbagi, kita berintegrasi, kita berkolaborasi pada akhirnya akan tumbuh, akan muncul ide-ide gila yang baru dan ide-ide kreatif”terang jarot.

Dalam kegiatan Pegelaran Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun 2018 tersebut juga di launching 3 komunitas anak muda kreatif yakni Takin (Tempat Kreasi Anak Sintang), Genpi (Generasi Pesona Indonesia) dan Belantik, atas launching 3 komunitas itu Jarot pun optimis keberadaan 3 komunitas anak muda itu dan komunitas yang lainnya akan memberi warna baru bagi kemajuan kreatifitas anak muda di Kabupaten Sintang.

“saya optimis dengan di resmikan 3 komunitas ini di tambah lagi komunitas-komunitas yang sudah ada akan memberi warna tersendiri bagi kabupaten sintang dan suatu saat nanti kreatifitas anak muda sintang, suatu saat nanti masyarakat sintang bisa tumbuh besar dengan ekonomi kreatif dan suatu saat nanti sintang bisa menjadi kabupaten kreatif”harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang Hendrika mengatakan Pegelaran Pertunjukan Seni Darah Kabupaten Sintang tahun 2018 ini merupakan suatu program dari disporapar kabupaten sintang, dalam rangka menumbuh kembangkan pembangunan daerah di bidang ekonomi kreatif.

“dimana di tampilkan karya-karya anak bangsa yang telah berprestasi di kabupaten sintang ini, dan juga kita melaunching komunitas di antaranya takin, belantik, genpi, dimana di harapkan ketiga komunitas tersebut nantinya akan mampu pemerintah daerah mempromosikan kabupaten sintang di berbagai bidang”kata hendrika.

Turut hadir dalam acara Pegelaran Pertunjukan Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun 2018 di Gedung Kesenian Sintang tersebut sejumlah Unsur Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sintang, perwakilan Unsur Forkopimda Sintang, masyarakat Kabupaten Sintang dan tamu undangan lainnya dan penambilan dari anak-anak muda kreatif di Kabupaten Sintang, baik grup vocal dan tari dari berbagai sanggar, penampilan kolaborasi Musik Sape’ dan Biola, grup band dan tampilan kreatif lainnya.

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pekan Raya Borneo

Video

Baliho Pekan Gawai Dayak

Regulasi

Gallery Foto