Bupati Sintang Buka Acara Pembinaan Komisi Dan Seksi Pelayanan Perempuan GKE
28 Sep 2018
Bupati Sintang Buka Acara Pembinaan Komisi Dan Seksi Pelayanan Perempuan GKE

Sintang-Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med.,PH membuka acara pembinaan Komisi Pelayanan Perempuan (KPPer) dan Seksi Pelayanan Perempuan (SPPer) Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) perwakilan Majelis sinode regional II Kalimantan Barat tahun 2018 di Gedung Padepokan Komplek Stadion Baning Sintang, Kamis (28/09/2018) malam.

“masyarakat kita ini mengalami banyak masalah sosial, yang kalau kita runut akarnya ada di rumah tangga kita,”kata dr. Jarot. “dan solusinya pun bisa dimulai dari rumah kita masing-masing, yang di dalamnya sangat dipengerahui oleh kaum perempuan,” tambahnya.

“kalau kit apuny akaum perempuan yang berkualitas, kita akan punya generasi hebat,” kata dr. Jarot lagi.

Orang nomor satu di Sintang itu pun memaparkan beberapa kendala yang harus dihadapi oleh para perempuan, mulai dari pencegahan stunting dengan menjaga kehamilan dan 1000 hari pertama kehidupan. Lalu ada persoalan dampak negatif gadget dan narkoba yang bisa dihalau dengan adanya suasana rumah yang positif.

“ibu-ibu itukan mengurus segalanya, soal pangan, sandang, sampai iman di dalam rumahnya, “ ujar dr. Jarot. “untuk itu kaum perempuan ini perlu saling menguatkan dalam komunitas seperti komunitas gereja, lewat kelompok KPPer dan SPPer yang jemaat GKE ini punya,” sambungnya.

Ketua perwakilan majelis sinode GKE Regional II Kalimantan Barat, Terry Ibrahim, S.Sos.,M.MPd menyampaikan bahwa pelayanan-pelayanan hingga ke daerah terpencil sangatlah penting. Sehingga sangat diperlukan wadah untuk saling menguatkan sesama jemaat.

“hampir di semua gereja yang saya kunjungi untuk pelayanan yang hadir itu di dominasi oleh kaum perempuan,” kata Terry. “seorang ibu itu sangat besar artinya dalam gereja,” tegas pria yang juga merupakan wakil Ketua DPRD Sintang itu.

Terry mengatakan bahwa pelayanan bagi Tuhan dapat dimulai dari rumah masing-masing jemaat. Ia menegaskan bahwa urusan pelayanan bukan hanya milik pendeta atau penginjil saja.

“saya berharap kita semua dapat terus hadir dan menyimak semua materi yang kita hadirkan lewat pembicara,” kata Terry. “karna tantangan iman sangat luar biasa terjadi jaman sekarang, para pemateri yang kita hadirkan ini akan berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada kita semua,” tambahnya.

Ketua Panitia pertemuan ini, Tumbur L. Toruan, S.Sos menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pertumbuhan pelayanan di dalam jemaat GKE. Secara khusus melalui pelayanan yang dilakukan oleh para perempuan GKE.

“melalui kesempatan ini kita mau memberikan bekal kepada para kaum perempuan GKE untuk menghadapi dunia sekarang ini yang semakin kompleks,” ujar Tumbur. “harapan panitia, setelah ikut pembinaan ini, pelayaana di masing-masing resort dapat semakin meningkat,” katanya lagi.

Peserta acara mencapai 300 orang peserta. Mereka berasal dari 3 Kabupaten, Melawi, Sintang dan Kapuas Hulu. Kegiatan ini berlangsung 3 hari sejak 27- 29 September 2018.

“ada pula tamu dari Sekadau,” ujar Tumbur. “semua ini merupakan pengurus seksi dan komisi pelayanan perempuan di 6 resort wilayah pelayanan GKE di regional II Kalimantan Barat,” tambahnya.

 

 

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pekan Raya Borneo

Video

Baliho Pekan Gawai Dayak

Regulasi

Gallery Foto